Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, SQL, Excel GRATIS!

Lebih Santai Hadapi Error di Kerjaan! Ini Kisah Sukses Rifki Alumni DQLab

Belajar Data Science di Rumah 19-Februari-2025
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/kv-2-banner-member-sharing-2-2025-02-19-144700_x_Thumbnail800.jpg
“Dulu saat belajar, kalau ketemu error harus cari tahu sendiri. Sekarang, kalau ketemu error di pekerjaan, sudah lebih terbiasa untuk debugging dan mencari solusinya.”


Banyak orang dengan latar belakang non-IT ragu untuk berkarir di dunia data. Namun, tidak dengan Rifki Nugraha Candra. Ia telah berhasil membuktikan bahwa siapapun bisa sukses di bidang ini dengan strategi yang tepat. Bermodal pendidikan di bidang Matematika dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, ia mulai mencari cara untuk memperluas skill set-nya di luar perkuliahan.

"Oh, iya. Waktu itu karena lingkungan juga matematika dan banyak pengolah data, jadi saya juga ikut tertarik belajar di matematika," ungkapnya.

Keputusannya untuk belajar di DQLab sebagai premium member menjadi titik awal perjalanan profesionalnya sebagai Application Analyst di PT MAP Aktif Adiperkasa, sebuah pencapaian yang ia raih berkat kombinasi antara pendidikan formal dan upskilling di DQLab.

Ingin tahu bagaimana kisah sukses Rifki? Langsung saja kita simak selengkapnya, yuk!


1. SQL dan Python: Skill yang Menjadi Kunci Karier

Saat mengikuti kursus di DQLab, Rifki banyak mengeksplorasi SQL dan Python, dua bahasa pemrograman yang banyak digunakan dalam analisis data.

“Waktu itu, yang di-explore itu ada SQL dan Python,” ungkapnya.

Saat itu, Rifki masih berada di semester akhir perkuliahan dan sudah mulai bekerja. Namun, ia tetap berusaha menyempatkan waktu untuk belajar data science sebagai bagian dari persiapan karir.


2. Membangun Portofolio untuk Menarik Perhatian Rekruter

Dalam dunia data, memiliki portofolio menjadi nilai tambah yang besar. Rifki menyadari hal ini dan mulai membangun website pribadi serta memperbarui profil LinkedIn dengan proyek-proyek data yang ia kerjakan.


“Waktu itu ya, buat portfolio, bikin website sendiri, terus update-update LinkedIn sambil lamar-lamar loker kerjaan gitu,” katanya.

Portofolio ini membantunya dalam proses rekrutmen, di mana ia menggunakan data dari Google Analytics untuk menganalisis pengunjung website-nya.

“Kebetulan waktu itu saya juga buat website itu pakai data atas Google yang data analytics. Jadi, kelihatan mana aja user yang sering membuka website.” - ujar Rifki


Hal ini membuatnya menjadi lebih percaya diri saat melamar pekerjaan. Hingga akhirnya diterima di posisi Application Analyst di PT MAP Aktif Adiperkasa.


3. Skill DQLab yang Terpakai di Dunia Kerja

Ilmu yang Rifki pelajari selama di DQLab ternyata sangat relevan dengan pekerjaannya saat ini. Ia banyak menggunakan SQL dalam proses analisis data dan pengolahan laporan harian. Dirinya yang kini berkarir sebagai Application Analyst at PT MAP Aktif Adiperkasa, mengaku kerap kali menggunakan SQL sebagai tools utamanya dalam pengolahan data.


“Saat ini sangat terpakai, terutama SQL. Saya lebih banyak mengerjakan aplikasi data dan analisis matematis yang berhubungan dengan SQL.” - ungkap Rifki

Selain itu, ia juga menggunakan keterampilannya dalam data visualization untuk mengolah dan menyajikan laporan dari berbagai toko yang dikelola perusahaannya.

“Untuk saat ini lebih fokus ke analisis data. Ngambil report dari berbagai toko. Jadi, analisa datanya ada sedikit olah data juga dan ada sedikit visualisasi.” - lanjutnya


4. Terbiasa Menghadapi Error: Bekal Mental dari DQLab

Belajar data science tidak selalu mulus. Rifki pun mengalami banyak tantangan saat menyelesaikan modul-modul di DQLab, terutama ketika menemui error dalam coding. Namun, pengalaman ini justru membentuknya menjadi problem solver yang lebih baik.

“Dulu saat belajar, kalau ketemu error harus cari tahu sendiri. Sekarang, kalau ketemu error di pekerjaan, sudah lebih terbiasa untuk debugging dan mencari solusinya.”

Kemampuannya dalam mengatasi error ini membuatnya lebih cepat beradaptasi dalam dunia kerja.

“Setiap error yang kita buat itu di bawahnya ada logikanya, kita harus mau baca errornya itu. Jadi, kita nggak terlalu jauh. Kita bisa fokus mencari error.”


5. Tips Sukses Ala Rifki untuk Calon Data Enthusiast

Bagi para pemula yang ingin mengikuti jejaknya berkarier di dunia data, Rifki membagikan tiga tips utama agar kamu bisa sukses memulai perjalanan karir di bidang data.

  1. Jangan malu untuk belajar, karena belajar bisa dilakukan kapan saja, bahkan saat jadwal padat.

  2. Perkuat logika dan kemampuan berpikir logis sangat penting dalam analisis data, khususnya bagi para pemula yang berasal dari background pendidikan non-STEM.

  3. Jangan takut menghadapi error, karena setiap error adalah peluang untuk belajar lebih dalam.

Perjalanan Rifki Nugraha Candra membuktikan bahwa dengan strategi yang tepat, siapapun bisa sukses di dunia data. Dari mulai bagaimana membangun portofolio, mengasah keterampilan SQL dan Python, hingga menghadapi error dengan mindset yang benar, semua pengalaman ini menjadi modal penting dalam karir profesionalnya.


Bagi kamu yang ingin meniti karir di bidang data, kini saatnya memulai langkahmu! Dengan memilih platform pembelajaran yang tepat seperti DQLab, kamu bisa belajar langsung dari nol hingga siap kerja. Jadi, sudah siap menjadi talenta data berikutnya? Yuk, segera Sign Up atau bisa langsung daftar Bootcamp Data Analyst with Python & SQL sekarang juga!


Nama Member Rifki Nugraha Candra
Alumni Program Premium Member
Karir Application Analyst at PT MAP Aktif Adiperkasa
Foto

https://dqlab.id/files/dqlab/cache/3df7e6ad96c98d96d05cc1bacd391b5c_x_Thumbnail300.jpg

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login